Terbaru, Multimakna Anies Bicara Presiden Dulu Gubernur Jakarta !!

610

Kilatlezzat – Ucapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dulunya Gubernur Jakarta ditafsirkan dengan banyak makna. Ada pihak yang menganggap ucapan Anies terkait Pilpres 2024, ada juga menduga Anies sudah mempersiapkan ucapan tersebut.

Partai Demokrat (PD) menilai ucapan ‘presiden mantan gubernur’ yang dilontarkan Anies memang didasarkan fakta. Ketua Dewan Kehormatan PD Hinca Pandjaitan punya sejumlah pandangan terkait ucapan Anies.

“Frasa yang diucap oleh Anies cukup menarik. Sekilas, yang ia ucap adalah fakta. Tapi tentu diksi itu saya yakini telah disiapkan oleh Pak Anies. Ia susun sedemikian rupa, tapi saya tidak ingin berspekulasi tentang maksud dan tujuannya,” 

Hinca lalu menduga kalimat ‘presiden mantan gubernur’ dari Anies itu berisi harapan terkait ucapan Jokowi. Hinca mengatakan Anies ingin Jokowi turut membantu Pemprov DKI Jakarta.

“Mungkin ini yang ditunggu-tunggu oleh Pak Anies selama ini. Tangan dingin Presiden Jokowi untuk terus membantu ibukota semakin baik, apalagi kita ingat beberapa janji Pak Jokowi pada masa kampanye 2014 lalu, bahwa akan lebih mudah mengatasi persoalan DKI Jakarta apabila menjadi presiden, nah kali ini dibuktikan oleh beliau,” tutur Hinca.

Di sisi lain, Hinca melihat Anies dari sudut ‘akan step up’ dari posisi Gubernur DKI Jakarta. Dia membandingkan Anies dengan legenda Liverpool FC yang kini melatih Glasgow Rangers, yakni Steven Gerrard.

“Pak Anies ini ibarat Steven Gerrard, sosok yang cerdas dan memiliki leadership yang mumpuni saat masih menjadi pemain (Gubernur). Pertanyaan selanjutnya, jika Gerrard kini sukses melatih Glasgow Rangers dan membawa tim itu menjadi juara liga tahun ini, apakah Anies akan step up untuk posisi selanjutnya yang lebih tinggi? Layak ditunggu,” sebut Hinca.

Sementara itu, pengamat politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin menilai Anies tengah melempar sinyal maju dalam Pilpres 2024. Ujang mengatakan, pernyataan Anies merupakan bentuk untuk mengingatkan publik terkait track record Jokowi yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sebelum menjadi RI-1.

“Bisa saja Anies sedang melempar sinyal untuk ancang-ancang dalam pencapresan,” ujar Ujang saat dihubungi, Jumat (2/4).

“Anies mungkin sedang mengingatkan publik, bahwa presiden saat ini Jokowi merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta,” kata Ujang.

Hal senada diungkapkan pengamat politik Universitas Sumatera Utara (USU) Indra Fauzan yang menilai kalimat Anies sebagai bahasa bersayap. Anies disebut ingin menggambarkan yang berpeluang maju menjadi presiden adalah mantan Gubernur DKI. Dan Anies secara tidak langsung ingin menyampaikan keseriusannya menjadi calon presiden.

“Ini merupakan bahasa bersayap dari pak Anies Baswedan, di satu sisi memang presiden sekarang memang bekas Gubernur DKI, di satu sisi yang lain ada tangkapan komunikasi dan narasi untuk pemimpin ke depan yang berpeluang adalah mantan gubernur DKI,” kata Indra.

Sedangkan PPP menilai Anies Baswedan perlu membuktikan kinerjanya jika ingin mengikuti jejak Jokowi. Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek menyinggung persoalan kemacetan yang sempat dibahas Anies. Awiek tidak membantah memang persoalan itu teratasi karena koordinasi dan delegasi wewenang dari pemerintah pusat ke daerah.

“Itu saya kira baru sebagian kecil persoalan kemacetan yang bisa diatasi. Jadi ya memang berkat koordinasi dan pendelegasian wewenang dari pemerintah pusat ke daerah,” kata Awiek saat dihubungi, Jumat (2/4).

Awiek menyebut Anies masih perlu pembuktian lebih jauh untuk bisa ‘berlaga’ pada 2024. Awiek beralasan hingga kini belum ada satu pun kebijakan Anies yang spektakuler dan dikenang rakyat sehingga bisa membawanya di Pilpres 2024.

“Apalagi Pak Anies sampai saat ini (belum) memiliki parpol sebagai kendaraan politik. Berbeda dengan Jokowi ketika mulai wali kota sudah menjadi bagian dari PDIP. Anies perlu pembuktian kinerja untuk bisa running 2024 di pilpres,” ujarnya.

Anies Bicara ‘Presiden Mantan Gubernur’

Laman: 1 2

You might also like
close