Terbaru, Para Menteri yang Berniat Maju Pilpres 2024 Sebaiknya Mundur

55

Kilatlezzat – Ketua Umum Laskar Dewa Ruci Mochtar Mohamad menilai, para pembantu Presiden Joko Widodo yang berniat maju sebagai kandidat presiden pada Pemilihan Presiden 2024, sebaiknya mundur dari jabatan yang diemban saat ini.

Pasalnya, presiden membutuhkan para menteri yang benar-benar fokus bekerja mengatasi kondisi bangsa. Menurut Mochtar, pandemi COVID-19 telah sangat berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan, inflasi dan nilai tukar rupiah yang anjlok. 

Karena itu, kebutuhan akan kinerja yang profesional dan kinerja yang totalitas dari para pembantu presiden sangat penting.

Paling tidak, agar para pembantu presiden dapat membuat kebijakan yang tepat di masa krisis seperti saat ini. Sayangnya, panggung politik di masa pandemi, kata Mochtar, juga menjadi sisi lain yang begitu menggoda bagi para pembantu presiden seperti menteri atau setingkatnya.

“Sangat disayangkan, penderitaan ini lantas dimanfaatkan menjadi panggung politik oleh menteri-menteri, bahkan kepala daerah yang berniat untuk naik panggung pada 2024,” ujar Mochtar dalam keterangannya, Jumat (2/4).  Mochtar mengatakan, para menteri yang tergoda naik panggung di Pilpres 2024 teridentifikasi dari maraknya media sosial yang masif dari para pembantu presiden tersebut.

“Mereka memamerkan branding-nya masing-masing untuk menarik simpati rakyat. Bahkan, yang lebih parah diduga para menteri sedang asyik bermain sebagai endorser atau bahkan calo merek vaksin untuk masuk ke Indonesia,” ucapnya

Ditanya siapa saja pembantu presiden yang teridentifikasi ingin naik panggung di Pilpres 2024, Mochtar tak menyebut nama-nama dimaksud. Ia hanya menyatakan hasil survei LSI dan Indobarometer di awal 2021, setidaknya sudah memunculkan cukup banyak nama yang masuk bursa calon presiden pada Pilpres 2024.

“Nama menteri yang mencuat sebagai kandidat potensial masing-masing Prabowo Subianto (menteri pertahanan), Sandiaga Uno (menteri pariwisata dan ekonomi kreatif), Erick Tohir (menteri BUMN), Tito Karnavian (menteri dalam negeri) dan lain lain,” katanya.Sumber : jpnn.com

You might also like
close