Terbaru,Konflik Demokrat Makin Panas, Kubu AHY Menyiapkan Pengganti Jhoni Allen

1.343

kilatlezzat– hallo semua sobat kilat semoga selalu sehat ya. Admin akan membahas mengenai Konflik Demokrat Makin Panas, Kubu AHY Menyiapkan Pengganti Jhoni Allen. Selengkapnya hanya di kilat ya.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra menyatakan Jhoni Allen Marbun secara moral dan etika sudah tidak patut hadir dalam rapat Komisi V DPR RI pada Selasa, (16/3) kemarin

Alasannya, karena Jhoni Allen Marbun sudah dipecat dari Partai Demokrat yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Karena Pak Jhoni Allen sudah diberhentikan tetap sebagai anggota partai,” kata Herzaky di DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/3).

Lebih lanjut, Herzaky mengaku sudah menyurati pimpinan DPR RI terkait pemberhentian Jhoni Allen dan pimpinan DPR akan mengirimkan surat pemberhentian tersebut untuk ditandatangi oleh Presiden Jokowi.

“Karena keputusan untuk pemberhentian ini datangnya dari Bapak Presiden. Kan, yang melantik waktu itu adalah Bapak Presiden,” lanjutnya. Menurut Herzaky, DPP partai dengan warna kebesaran biru itu juga sudah memproses penggantian antar-waktu (PAW) Jhoni Allen di Komisi V.

“Jadi sudah ada, sedang kami siapkan juga berkas-berkasnya, sehingga ia nanti pada saatnya sudah keluar keputusan dari presiden, ya kami bisa langsung segera mengajukan penggantinya,” ucap Herzaky.

Dipecat AHY, Jhoni Allen Klaim Menderita Kerugian Puluhan Miliar Rupiah

Jhoni Allen Marbun menggugat tiga pengurus DPP Partai Demokrat (PD) kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memecatnya dari keanggotaan parpol berlogo bintang segitiga merah putih itu.

Tiga nama itu ialah Ketua Umum PD AHY beserta sekretaris jenderalnya, Teuku Riefky Harsa, dan Hinca Panjaitan selaku Dewan Kehormatan PD. Jhoni menganggap pemecatannya oleh ketiga nama itu tidak sesuai prosedur dan melawan hukum.

Kuasa hukum Jhoni, Slamet Hasan, mengeklaim kliennya mengalami kerugian hingga puluhan miliar akibat pemecatan tersebut.

Kerugian materiel sekitar Rp 5 miliar dan kerugian imateriel adalah kehormatan Pak Jhoni Allen yang direndahkan hak politiknya yang nilainya sekitar Rp 50 miliar,” kata Slamet di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (15/3). Slamet menyebut pemecatan Jhoni bertentangan dengan UU Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

Menurut Slamet, perkara itu berawal ketika Hinca Panjaitan sebagai Dewan Kehormatan PD mengeluarkan rekomendasi tentang pemecatan terhadap Jhoni yang ditindaklanjuti oleh AHY dan Teuku Riefky. Namun, DPP PD tidak pernah meminta Jhoni mengklarifikasi.

Laman: 1 2

You might also like
close