Update, Wow KPAI melarang penggunaan kata ANJAY, Kok bisa?

220

Kilatnews – Halo sobat Kilat semua gimana kabarnya? Mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan ya. Dalam beberapa hari belakangan ini warganet dihebohkan dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh KPAI. Simak selengkapnya hanya di Kilat

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengeluarkan surat edaran yang berisi imbauan agar orang-orang tidak lagi menggunakan kata ‘anjay’ terutama jika ditujukan kepada anak-anak.

Salah satu makna kata ini digunakan sebagai kata pengganti ucapan salut dan makna kagum sebagai bentuk pujian serta tidak mengandung kekerasan dan bullying. Jika makna yang digunakan adalah makna positif maka tidak akan menimbulkan rasa sakit hati atau kerugian lainnya.

Kata anjay disebut-sebut muncul sebagai sebuah ungkapan yang berasal dari umpatan kata ‘Anjing’.

Umpatan menggunakan kata tersebut dinilai terlalu kasar, sehingga sejumlah anak muda memelesetkannya dengan menggunakan kata ‘anjay’.

Orang-orang biasanya menggunakan kata anjay sebagai sebuah selipan kata untuk menunjukkan kekaguman terhadap sesuatu.

Menanggapi soal ramai kata ‘anjay’ ini, pegiat dan pencinta bahasa Indonesia Ivan Lanin mengatakan bahwa kata ‘anjay’ pada mulanya netral.

Menurutnya, yang bisa membangun persepsi dari makna itu adalah persepsi setiap orang.

“Menurut saya semua kata itu netral. Ia hanya menggambarkan konsep. Persepsi manusia yang membuatnya tidak netral. Persepsi itu bergantung pada lingkungan budaya,” ujar Ivan.

Dalam bahasa ada ragam resmi/formal dan dan takresmi/informal. Dalam ragam yang informal ini ada yang disebut dengan slang.

Laman: 1 2

You might also like
close