Update,PDIP Kritik Usul Nama Kota Tua Jadi Batavia: Anies Sibuk Remeh-Temeh

437

KilatlezzatGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengusulkan nama kawasan Kota Tua diubah menjadi Batavia. Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, mengatakan Anies hanya sibuk mengurusi hal yang remeh-temeh.

“Kita memilih gubenur untuk bekerja melakukan hal-hal yang strategis. Saya belum melihat Bung Anies melakukan hal-hal yang strategis, seperti janjinya. Dia sibuk denga hal remeh-temeh,” ujar Gilbert kepada wartawan, Kamis (29/4/2021).

Gilbert mengatakan tak ada suatu hal yang mengagumkan dari kinerja Anies yang mengusulkan mengubah nama Kota Tua menjadi Batavia. Menurutnya, harus ada dasar yang kuat dalam mengubah nama suatu kawasan.

“Saya tidak melihat ada yang mengagumkan pembangunan Kota Tua sebagai dasar mengubah namanya. Tentu mengubah itu ada dasarnya seorang pejabat incumbent,” katanya.

“Kesan kuat yang muncul adalah pengalihan isu, banyaknya masalah yang muncul akibat kebijakannya, dan tidak ada penjelasan apalagi penyelesaian,” imbuhnya.

Usulan perubahan nama Kota Tua menjadi Batavia itu disampaikan Anies Baswedan saat menghadiri acara penandatangan perjanjian pokok tentang pembentukan perusahaan patungan pengelola kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa, Rabu (28/4/2021). Acara ini turut dihadiri oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, serta Menparekraf Sandiaga Uno.

“Mungkin kita perlu mempertimbangkan untuk menamai kawasan ini sebagaimana dulu dinamai, seperti yang tertulis di belakang ini, Batavia,” kata Anies Baswedan.

PAN Dukung Nama Kota Tua Diubah Jadi Batavia: Bisa Tarik Wisatawan

PAN DKI Jakarta berharap rencana perubahan nama kawasan wisata Kota Tua menjadi Batavia bisa menarik minat wisatawan. PAN menilai perubahan nama itu akan mendukung nuansa sejarah.

“Boleh juga Kota Tua diubah namanya jadi Batavia. Lebih terasa nuansa heritage-nya. Lebih penting lagi bagaimana pengelolaan kawasan destinasi wisata tersebut agar lebih hidup. Lebih dapat menarik wisatawan luar dan dalam negeri lebih banyak lagi,” kata Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda, kepada wartawan, Rabu (28/4/2021) malam.

Namun demikian, Oman berharap hal itu tak hanya berhenti dalam perubahan nama. Dia mendukung adanya pertunjukan dan pameran seni di kawasan wisata itu.

“Dibuat event pertunjukan seni dan pamer seni budaya. Dijadikan lokasi pertunjukan seni tempat berekspresinya para pelaku seni,” kata dia.

Dia berharap perubahan nama itu bisa menarik minat wisatawan. Selain itu, perlu perbaikan pengelolaan wisata agar lebih baik lagi.

“Perubahan menjadi Batavia diharapkan dapat men-drive konsep pengelolaan destinasi heritage lebih kuat lagi menarik wisatawan. Ya itu, harus dibarengi konsep pengelolaan yang dapat melibatkan semua stakeholder industri pariwisata,” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengusulkan untuk mengubah nama kawasan Kota Tua menjadi Batavia. Batavia merupakan nama yang pernah digunakan pemerintah Hindia-Belanda.

   BACA JUGA : Viral,Bansos Tunai DKI Rp 300 Ribu Selama 4 Bulan Resmi Disebar

Laman: 1 2

You might also like
close