Viral, Permen dan Kopi Bisa untuk Mendeteksi Anosmia COVID-19?

87

Kilatnews– Hai hai sobat kilat semua semoga tetap sehat selalu ya.Dihari yang penuh berkah nan cerah ini,admin akan membahas mengenai Permen dan Kopi Bisa untuk Mendeteksi Anosmia COVID-19? Selengkapnya hanya di Kilat ya.

Salah satu gejala khas COVID-19 yang sering dialami pasien Corona adalah hilangnya kemampuan indra penciuman atau anosmia. Tetapi, gejala ini tidak selalu karena virus Corona, bisa juga karena virus lain seperti penyebab pilek dan flu.

Ahli THT Erich Voight mengatakan, pembengkakan yang terjadi di hidung akibat virus juga bisa mencegah partikel bau mencapai area saraf penciuman yang ada pada hidung.

“Saat pembengkakan itu mereda, indera penciuman bisa kembali,” ujar Voight yang dikutip dari CNN, Kamis (14/1/2021).

Selain pilek dan flu, hilangnya fungsi indra penciuman juga bisa disebabkan karena polip hidung, tumor, penyakit neurodegeneratif. Misalnya seperti Alzheimer, Parkinson, serta cedera otak atau trauma kepala.

Bagaimana cara mengujinya?

Untuk memastikan fungsi indra penciuman dan perasa dalam keadaan baik, salah satu caranya bisa menggunakan jellybean atau permen dengan tekstur dan rasa yang unik.

Direktur Center for Smell and Taste Florida University, Steven Munger pun membagikan cara mudah untuk menguji indra penciuman dengan jellybean. Caranya, tutup lubang hidung hingga tidak ada aliran udara yang masuk, lalu masukkan jellybean ke dalam mulut dan dikunyah.

“Jika Anda mendapatkan rasa gurih ditambah manisnya jellybean, berarti fungsi indera perasa Anda masih berfungsi,” kata Munger.

Setelah itu, saat masih mengunyah lepas tangan yang menutupi lubang dengan cepat. Jika fungsi indra penciuman masih berjalan normal, kamu bisa mencium semua bau termasuk bau permen jellybean yang kamu kunyah.

“Ini benar-benar jenis respons yang sangat dramatis dan cepat,” lanjutnya.

Laman: 1 2

You might also like
close